GARUT, JABARBICARA.COM – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, spirit kebersamaan dan gotong royong begitu terasa di tengah masyarakat Desa Neglasari, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut. Semangat tersebut tidak berhenti pada slogan semata, melainkan diwujudkan melalui aksi bakti sosial pemeliharaan jalan trans-desa yang digelar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Desa Neglasari, Kecamatan Pakenjeng, bersama warga dan unsur pemerintahan, Minggu (2/8/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di ruas Jalan Bahar hingga Jalan Babakan Rahayu itu menjadi bukti bahwa makna kemerdekaan tidak hanya diperingati melalui upacara dan seremoni, tetapi juga diwujudkan lewat aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Puluhan warga dari berbagai kalangan tampak antusias bergotong royong bersama Kepala Desa Neglasari beserta perangkat desa, jajaran Forkopimcam Kecamatan Pakenjeng, serta pengelola SPPG. Mereka bahu-membahu memperbaiki titik-titik jalan yang rusak, meratakan material batu, serta membersihkan saluran drainase demi menciptakan akses transportasi yang lebih aman, nyaman, dan menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.
Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi cerminan kuat bahwa pembangunan desa tidak hanya bertumpu pada pemerintah, tetapi juga lahir dari kepedulian, rasa memiliki, dan partisipasi aktif masyarakat. Sinergi antara pemerintah, pengelola program, dan warga menjadi modal sosial yang sangat berharga dalam mempercepat pembangunan serta menjaga keberlanjutan fasilitas publik.
Pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Desa Neglasari, Kecamatan Pakenjeng, yang juga akademisi, Dr. Asep Dadang, S.IP., M.Si., memimpin langsung pelaksanaan kerja bakti bersama tokoh masyarakat, pemerintah desa, Forkopimcam, dan warga.
Di bawah koordinasinya, peserta kerja bakti memperbaiki ruas jalan yang mengalami kerusakan, meratakan material batu, serta membersihkan saluran drainase. Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah, pengelola program, dan masyarakat dalam membangun sekaligus merawat infrastruktur desa secara swadaya.
Kepada JABARBICARA.COM, Dr. Asep Dadang menegaskan bahwa kehadiran SPPG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut membangun lingkungan yang sehat, aman, dan produktif melalui semangat gotong royong.
“Menyambut HUT RI ke-81 dengan tema ‘Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur’, kami ingin merefleksikan kemerdekaan melalui aksi nyata. SPPG hadir bukan hanya untuk pemenuhan gizi fisik anak-anak bangsa, tetapi juga ikut bertanggung jawab dalam membangun ruang sosial yang sehat melalui gotong royong bersama warga dan pemerintah setempat,” ujar Dr. Asep Dadang.
Menurutnya, semangat gotong royong merupakan warisan luhur bangsa yang harus terus dipelihara sebagai kekuatan utama dalam membangun desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Kehadiran jajaran Forkopimcam Kecamatan Pakenjeng dan Pemerintah Desa Neglasari turut memperkuat semangat kebersamaan tersebut. Mereka memberikan apresiasi atas inisiatif yang digagas SPPG bersama masyarakat dalam merawat infrastruktur desa.
Kolaborasi aktif antara pemerintah, pengelola program, dan masyarakat dinilai menjadi contoh nyata sinergitas dalam mempercepat penanganan fasilitas publik tanpa harus sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah. Langkah tersebut sekaligus membuktikan bahwa kepedulian bersama mampu menjadi kekuatan besar dalam menjaga aset desa dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Rangkaian bakti sosial ditutup dengan pekikan “Merdeka!” yang menggema di tengah warga. Pekikan tersebut menjadi simbol kokohnya persatuan, kepedulian, dan optimisme masyarakat Pakenjeng dalam menyongsong Indonesia yang semakin berdaulat, adil, dan makmur.
Lebih dari sekadar memperbaiki jalan, kegiatan ini menjadi pesan bahwa kemerdekaan akan semakin bermakna ketika seluruh elemen masyarakat mampu bersatu, saling peduli, dan bergotong royong membangun daerahnya. Dari Desa Neglasari, semangat Merah Putih benar-benar berkibar melalui kerja nyata demi terwujudnya desa yang maju, mandiri, dan sejahtera. (JB/RF)









