Cegah Kemacetan Panjang, Polres Cianjur Arahkan Pemudik ke Jalur Alternatif

Cianjur412 Dilihat

Kepala Satlantas Polres Cianjur Ajun Komisaris Polisi Aang Andi Suhandi di Cianjur, Senin, mengatakan puncak arus balik sudah terjadi pada H+3 hari ini sejak pagi hingga malam sehingga pihaknya melakukan sejumlah rekayasa arus lalu lintas, termasuk menutup jalur menuju Puncak dari Cianjur.

Jbr3
Jbr4
Jbr1
Jbr yudi

Hal tersebut dilakukan guna mengurai antrean yang terus memanjang dengan laju kendaraan yang terhenti selama beberapa menit mengarah ke Puncak-Bogor dengan ekor antrean mencapai 18 kilometer.

Baca Juga:  Tidak Dilengkapi Izin : Tim Gabungan Pemprov Jabar Tutup Tambang Ilegal di Cianjur

“Kami lakukan berbagai upaya mengantisipasi macet total pada arus balik 2026, salah satunya mengarahkan pemudik dengan tujuan Jabodetabek dan Banten ke jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi,” katanya.

Ia meminta pengendara dengan tujuan balik ke perantauan masing-masing menghindari melintas di jalur Puncak-Cianjur karena diprediksi volume kendaraan masih tetap tinggi pada H+4 Lebaran, berbaur dengan kendaraan wisatawan ke berbagai destinasi wisata.

Para petugas di masing-masing pos pengamanan mulai dari Haurwangi perbatasan Cianjur-Bandung Barat akan mengarahkan pengendara dengan tujuan Jabodetabek dan Banten untuk mengambil jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi guna menghindari antrean panjang di Puncak.

Tim pengurai macet disiagakan di sejumlah titik rawan macet guna mengurai antrean, termasuk mengarahkan pengendara ke jalur alternatif, agar macet total hingga berjam-jam di jalur Puncak tidak sampai terjadi.

Baca Juga:  Ada apa dengan Makan Bergizi Gratis? Puluhan Pelajar di Cianjur Alami Keracunan

“Berbagai upaya dilakukan guna mengurai kepadatan di sepanjang jalur utama Cianjur. Kami meminta pengendara mematuhi aturan lalu lintas dan mengindahkan anjuran petugas agar aman, nyaman, dan lancar sampai ke perantauan,” katanya.

Dia menambahkan penutupan arus menuju Puncak akan kembali diterapkan ketika pada H+4 Lebaran arus kendaraan kembali mengalami antrean panjang lebih dari 5 kilometer. Rekayasa arus akan diberlakukan sejak pagi hingga malam secara situasional.

“Kami terus berupaya melakukan antisipasi dan penanganan cepat ketika antrean panjang kembali terjadi pada H+4 Lebaran. Sejumlah rekayasa arus mulai dari penyekatan, sistem satu arah, dan penutupan jalur akan kembali diterapkan secara situasional,” katanya. [Antara/JB]

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *