DARI SAJADAH KE LINTASAN JUARA! Safitri Anggraeni Buktikan Santri Bisa Berprestasi, Jadi Kebanggaan Madrasah dan Sucinaraja

Garut, Pendidikan200 Dilihat

GARUT, JABARBICARA.COM – Prestasi gemilang yang ditorehkan Safitri Anggraeni pada ajang Talenta O2SN tingkat Kabupaten Garut terus menuai apresiasi dari berbagai kalangan. Jika sebelumnya keberhasilan meraih Juara 1 Kids Atletik Putri menjadi kebanggaan dunia pendidikan Kecamatan Sucinaraja, kali ini rasa haru dan bangga datang dari tempat yang begitu dekat dengan perjalanan hidupnya: madrasah tempat ia menimba ilmu agama.

Di balik ketangguhannya berlari di lintasan atletik, Safitri ternyata dikenal sebagai sosok santri yang rajin mengaji. Siswi SDN 3 Linggamukti itu rutin mengikuti kegiatan belajar agama di Madrasah Darunnajah Sayyidina Utsman bin Affan yang berada di Kampung Tabrik, Desa Linggamukti, Kecamatan Sucinaraja.

Bagi teman-teman mengajinya, kemenangan Safitri bukan sekadar raihan medali. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa seorang anak mampu berprestasi di bidang akademik maupun olahraga tanpa meninggalkan kewajibannya untuk mendalami ilmu agama.

Ustaz Jajang Saripudin mengaku terharu sekaligus bangga atas pencapaian salah satu santri binaannya tersebut.

“Alhamdulillah, Safitri selain berprestasi juga anaknya sangat rajin mengaji dan menimba ilmu agama di madrasah. Kami merasa bangga. Semoga prestasi yang diraihnya menjadi inspirasi bagi santri-santri kami agar terus semangat belajar, beribadah, dan berani menggapai cita-cita,” ujar Ustaz Jajang kepada media.

Madrasah Darunnajah Sayyidina Utsman bin Affan sendiri terbilang masih sangat muda. Lembaga pendidikan keagamaan yang berlokasi di Kampung Tabrik RT 01 RW 02, Desa Linggamukti itu baru berdiri sekitar dua tahun lebih. Namun, dari tempat sederhana tersebut telah lahir semangat besar untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia sekaligus berprestasi.

Baca Juga:  PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) DOSEN DAN MAHASISWA FSRD UNIVERSITAS TRISAKTI, PELATIHAN MAKE - UP KARAKTER SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN KREATIVITAS DAN DUKUNGN EKSTRAKURIKULER SENI PERAN DI SMK SUMBANGSIH MULTIMEDIA

Kisah Safitri menjadi pengingat bahwa keberhasilan tidak lahir secara instan. Ia tumbuh dari perpaduan antara disiplin berlatih, dukungan keluarga, bimbingan guru, serta ketekunan dalam menuntut ilmu agama.

Sebelumnya, Safitri Anggraeni sukses mengharumkan nama Kecamatan Sucinaraja setelah meraih Juara 1 Kids Atletik Putri pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Garut. Prestasi tersebut menjadi buah dari kerja keras panjang bersama guru pembimbing, dukungan sekolah, serta doa dari kedua orang tua.

Kini, kemenangan itu memiliki makna yang lebih luas. Tidak hanya menjadi kebanggaan SDN 3 Linggamukti dan keluarga besar pendidikan Kecamatan Sucinaraja, tetapi juga menjadi kebahagiaan bagi para santri Madrasah Darunnajah Sayyidina Utsman bin Affan.

Baca Juga:  Ribuan Siswa Di Papua Tolak Makan Siang Gratis Dan Menuntut Pendidikan Gratis

Dari ruang madrasah yang sederhana hingga podium juara, Safitri telah mengajarkan bahwa mimpi besar dapat diraih tanpa harus meninggalkan nilai-nilai keimanan. Ketekunan mengaji, kedisiplinan berlatih, dan semangat pantang menyerah telah mengantarkannya menjadi inspirasi bagi banyak anak.

Safitri membuktikan bahwa santri tidak hanya mampu menjadi pribadi yang saleh, tetapi juga bisa tampil sebagai juara, mengharumkan nama keluarga, sekolah, madrasah, dan daerah yang dicintainya.

“Prestasi dan akhlak yang baik adalah dua sayap yang akan membawa anak-anak terbang meraih masa depan.” Kisah Safitri adalah bukti nyata bahwa keduanya dapat berjalan beriringan.
(JB/RF)

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *