BANDUNG, JABARBICARA.COM – Menyambut peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1446 H / 2026, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, H. Dede Kusdinar, SE., menyampaikan pesan mendalam mengenai refleksi spiritual yang harus bertransformasi menjadi aksi nyata bagi kesejahteraan rakyat.
Bagi beliau, peristiwa perjalanan agung Rasulullah bukan sekadar ritual tahunan, melainkan pengingat bagi para pemangku kebijakan untuk selalu “menjemput” aspirasi dari bawah dan membawanya ke tingkat pengabdian tertinggi.
Mutiara Politik Kerakyatan
Dalam kesempatan tersebut, H. Dede Kusdinar menyampaikan beberapa poin pemikiran terkait pengabdian kepada masyarakat:
- Kepemimpinan adalah Pelayanan: “Isra Miraj mengajarkan kita bahwa perjalanan spiritual tertinggi harus membuahkan hasil bagi umat. Begitu juga politik; jabatan di DPRD bukan tentang ketinggian posisi, tapi tentang seberapa rendah kita mampu membungkuk untuk mendengar keluh kesah rakyat Jawa Barat.”
- Keadilan Sosial: “Momentum ini adalah pengingat untuk memperjuangkan keadilan. Politik kerakyatan yang sesungguhnya adalah memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam mendapatkan hak pendidikan, kesehatan, dan ekonomi yang layak.”
- Amanah yang Terjaga: “Sebagaimana shalat adalah perintah yang dibawa langsung dari langit, maka aspirasi rakyat adalah mandat suci yang harus diperjuangkan dengan kejujuran dan integritas di kursi legislatif.”
“Selamat Memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1446 H. Mari kita jadikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah sebagai kompas dalam membangun Jawa Barat yang lebih sejahtera, adil, dan berdaulat secara ekonomi.” [JB/DN]
H. Dede Kusdinar, SE.
(Anggota DPRD Jawa Barat – Fraksi Gerindra)







