Merajut Silaturahmi di Pendopo Garut: Saat Bupati Syakur Amin Membuka Pintu Hati untuk Rakyat

GARUT, JABARBICARA.COM – Di tengah tanggung jawab besar memimpin kabupaten dengan 42 kecamatan yang luas dan heterogen, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menunjukkan sisi humanisnya pada hari kemenangan.

Usai melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 H di Alun-Alun Garut, orang nomor satu di Garut ini langsung bergegas menuju Rumah Dinas (Pendopo) untuk menyapa warganya dalam acara Open House, Sabtu (21/03/2026).

Idwan HUTRI

Suasana hangat menyelimuti Pendopo sejak pagi. Agenda ini bukan sekadar seremoni keprotokolan, melainkan jembatan silaturahmi antara pemimpin dengan jajaran Forkopimda, ASN, hingga masyarakat umum. Di balik senyum ramahnya, Bupati Syakur tetap menunjukkan kewibawaan sebagai nakhoda Garut yang sigap.

Baca Juga:  Inilah Sosok Wajah Baru Komisaris Ancol

Antara Tradisi dan Tanggung Jawab Pelayanan

Meski sedang merayakan hari raya, pikiran Bupati tak lepas dari pelayanan publik. Di sela-sela menerima tamu, ia memastikan kesiapan infrastruktur pariwisata tetap prima dalam menyambut wisatawan ke Garut.

Fokusnya jelas: memastikan wisatawan yang membanjiri Garut Selatan, Situ Bagendit, hingga wisata sejarah Cangkuang dan Cipanas dan tempat tempat wisata lainnya mendapatkan pelayanan terbaik.

“Silaturahmi adalah energi kita untuk membangun Garut. Namun, kenyamanan warga dan wisatawan selama libur Lebaran tetap menjadi prioritas utama yang tidak boleh kendur,” tegas Bupati Syakur di sela acara.

Kehadiran Budi Rahadian: Simbol Loyalitas dan Persahabatan

Di antara deretan tamu yang hadir, tampak sosok yang tidak asing bagi publik Garut. Budi Rahadian, S.H., pengacara ternama sekaligus Ketua PPKHI Kabupaten Garut, hadir memboyong keluarga intinya dari Karangpawitan.

Baca Juga:  Sekolah Runtuh, Sistem yang Ambruk: MTs Al-Barkah Jadi Bukti Bobroknya Manajemen Pendidikan di Garut

Kehadiran Budi bukan sekadar kunjungan biasa. Sebagai sosok yang pernah menjabat Koordinator Divisi Hukum & Advokasi TimGab Syakur-Putri pada Pilkada 2024, Budi merupakan salah satu pilar intelektual dan hukum di balik layar kepemimpinan Syakur Amin. Kedekatan mereka yang telah terjalin sejak masa kepengurusan KONI hingga perjuangan politik di Partai Demokrat, terlihat sangat kental dan penuh rasa hormat.


Membawa sang istri, Asyanti Destianti Sudirman, S.E., beserta keempat putra-putrinya—Nabila Ramadhani, Moch. Daffa Ziaulhaqq, M. Rizki Abdul Malik, dan Naura Fauziah—Budi menyampaikan pesan menyentuh dalam bahasa Sunda yang santun.

“Assalamualaikum. Wilujeung Boboran Shiyam. Taqobbalallohu Minna wa minkum shiyammana wa Shiyamakum. Neuda jembar sihapunten na, mugia kaberkahan sinareng kabagjaan nyarengan urang sadaya. Aamiin YRA,” ucap Budi Rahadian dengan penuh takzim saat ditemui media.

Baca Juga:  Polsek Samarang Laksanakan Gatur Pagi, Bantu Anak Sekolah Menyeberang Jalan dengan Aman

Makna di Balik Open House

Momen ini menjadi potret betapa kuatnya rajutan hubungan profesional yang bertransformasi menjadi persaudaraan. Budi Rahadian, yang dikenal tegas sebagai praktisi hukum senior, menunjukkan sisi lembutnya sebagai seorang ayah dan sahabat bagi sang Bupati.

Open House di Pendopo tahun ini bukan hanya tentang berjabat tangan, tapi tentang menegaskan kembali bahwa di bawah kepemimpinan Abdusy Syakur Amin, Garut dibangun dengan kolaborasi, kepastian hukum, dan yang paling utama dan hati yang selalu terbuka bagi rakyatnya. (RF/JB)

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *