Bangunan Mulai Berdiri! Revitalisasi Kober Assalam Al-Barokah Garut Terus Dikebut, Harapan Baru Pendidikan Anak Usia Dini

Garut, Pendidikan49 Dilihat

GARUT, JABARBICARA.COM – Harapan menghadirkan sarana pendidikan yang lebih layak dan nyaman bagi anak usia dini di Kabupaten Garut semakin nyata.

Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 kini tengah berlangsung di Kober Assalam Al-Barokah, Kampung Bebedahan RT 01 RW 01, Desa Wanamekar, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut.

Idwan HUTRI

Proyek yang mendapat dukungan Bantuan Pemerintah bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp886.788.000 tersebut mulai memperlihatkan perkembangan signifikan. Dari dokumentasi lapangan, struktur bangunan dan pasangan dinding telah berdiri, sementara sejumlah pekerjaan konstruksi masih terus dikerjakan.

Pantau Media Aktivitas para pekerja terlihat di lokasi. Bekisting, perancah kayu, besi tulangan serta material konstruksi lainnya masih digunakan dalam proses pembangunan.

Secara kasatmata, bentuk bangunan mulai tergambar dengan sejumlah ruang yang telah terbentuk. Tahapan berikutnya akan meliputi pekerjaan struktur lanjutan, atap, lantai, pintu dan jendela, instalasi serta berbagai pekerjaan finishing hingga bangunan siap digunakan,Selasa 25/08/2026

Baca Juga:  Dadan Nugraha: Aktivisme Mahasiswa adalah Instrumen Vital dalam Uji Sahih Kebijakan Publik Garut

Rp886 Juta untuk Wujudkan Sarana Pendidikan Lebih Layak

Berdasarkan papan informasi kegiatan, revitalisasi tersebut merupakan bagian dari Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 yang berada di bawah Direktorat PAUD, Direktorat Jenderal PAUD Dasmen, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Anggaran sebesar Rp886.788.000 menjadi dukungan penting dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana Kober Assalam Al-Barokah.

Kehadiran bangunan yang lebih representatif diharapkan dapat memberikan suasana belajar yang semakin aman, nyaman dan menyenangkan bagi anak-anak.

Revitalisasi bukan sekadar membangun gedung baru. Lebih dari itu, pembangunan tersebut menjadi bagian dari investasi jangka panjang terhadap kualitas layanan pendidikan anak usia dini.

Progres Positif, Masyarakat Menanti Hasil Terbaik

Dengan bangunan yang mulai terbentuk, masyarakat tentu berharap seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai.

Baca Juga:  DPRD Garut Akhirnya Bertindak! Dugaan Penyimpangan Anggaran, 7 Kecamatan Diseret ke Forum Terbuka

Kualitas konstruksi, ketepatan spesifikasi serta kerapian hasil akhir menjadi bagian penting agar fasilitas yang nantinya digunakan anak-anak benar-benar memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Semangat pembangunan juga terlihat dari aktivitas pekerja di lokasi yang terus mengerjakan bagian demi bagian bangunan.

Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, Kober Assalam Al-Barokah diharapkan memiliki fasilitas yang semakin representatif untuk mendukung kegiatan belajar dan tumbuh kembang anak, Ya mudah mudahan Semua berjalan sesuai Rencana dan progres , dari Awal kami sudah mengingtkan ke semua pekerja agar bahan bahan material yang di gunakan sesuai sepesifikasi ujar Elis Holisoh .

Terpisah Eri Carisman Sekertaris Yayasan saat di hubungi sedang tidak ada di tempat, Eri Carisman sedang berkatifitas di kebun memanfaatkan waktu libur di lahan pertanian yang dikelola keluarga. 25/08/2026.

Baca Juga:  Pentas PAI 2025 Resmi Dibuka di Kabupaten Garut, Diikuti 837 Siswa dari 27 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat

Dari APBN untuk Masa Depan Anak Garut

Program revitalisasi satuan pendidikan tersebut menjadi gambaran bagaimana dukungan pemerintah melalui APBN dapat diterjemahkan menjadi pembangunan nyata di daerah.

Bangunan yang kini masih dalam proses pengerjaan di Desa Wanamekar perlahan berubah menjadi ruang pendidikan yang diharapkan kelak dipenuhi suara dan aktivitas anak-anak.

Bagi dunia pendidikan, pembangunan seperti ini memiliki arti penting. Sebab, membangun ruang belajar sejatinya adalah membangun ruang untuk menumbuhkan masa depan.

Masyarakat pun berharap pembangunan Kober Assalam Al-Barokah dapat dituntaskan dengan kualitas terbaik sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh peserta didik, pendidik dan masyarakat sekitar.(JB/RF)

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *