98 TAHUN SUMPAH PEMUDA, SEMANGAT PERSATUAN TERUS MENYALA! FORKOPIMCAM CARINGIN GARUT GELAR UPACARA KHIDMAT, PEMUDA DIAJAK JADI MOTOR PERUBAHAN

Garut, Peristiwa170 Dilihat

GARUT, JABARBICARA.COM – Semangat persatuan dan nasionalisme kembali menggema di Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98 Tahun 2026, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Caringin bersama unsur pemerintahan, aparat, pelajar, dan kalangan pemuda menggelar upacara peringatan dengan penuh khidmat.

Upacara berlangsung di lapangan halaman Kantor Kecamatan Caringin, kawasan Jalan Raya Rancabuaya, Kabupaten Garut, Rabu (28/10/2026). Seluruh peserta mengikuti rangkaian prosesi dengan tertib sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan pemuda Indonesia sekaligus peneguhan komitmen menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

Idwan
Dede k

Prosesi upacara dipimpin langsung oleh Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Caringin, Roesmin Noeryadin, S.IP. Kehadiran berbagai unsur lintas sektor memperlihatkan bahwa semangat Sumpah Pemuda bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan nilai kebangsaan yang harus terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Peserta upacara terdiri atas unsur Forkopimcam Caringin, Polsek Caringin, Danposramil, para perwakilan Unit Pelaksana Teknis (UPT), purnawirawan, kalangan pemuda, serta para pelajar tingkat SMA. Mereka mengikuti setiap tahapan upacara dengan penuh kesungguhan, mencerminkan penghormatan terhadap perjuangan generasi muda yang telah meletakkan fondasi persatuan bangsa.

Baca Juga:  GEGER TK AISYIYAH 02 KARANGPAWITAN! PDA TURUN TANGAN, SUAMI KEPALA TK: “PERSOALAN INTERNAL SUDAH DIKOMUNIKASIKAN”

Peringatan tahun ini mengusung tema resmi Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026, yakni “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”. Tema tersebut menegaskan pentingnya membangun generasi muda yang memiliki kecintaan terhadap Tanah Air, ketangguhan menghadapi tantangan zaman, serta kepedulian terhadap sesama.

Mengenang Ikrar Bersejarah, Meneguhkan Persatuan Bangsa

Sembilan puluh delapan tahun silam, tepatnya pada 28 Oktober 1928, para pemuda dari berbagai latar belakang suku, daerah, dan organisasi mengikrarkan Sumpah Pemuda. Mereka menyatukan tekad untuk bertanah air satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

Ikrar bersejarah tersebut menjadi tonggak penting perjalanan bangsa Indonesia. Di tengah keberagaman, para pemuda kala itu menunjukkan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk bersatu, melainkan kekuatan untuk memperjuangkan cita-cita kemerdekaan.

Baca Juga:  Meriahkan HUT ke-80 RI, SDN Sindangratu 1 Wanaraja Gelar Berbagai Perlombaan

Kini, hampir satu abad kemudian, nilai perjuangan itu tetap relevan. Tantangan generasi muda semakin kompleks, mulai dari perkembangan teknologi, derasnya arus informasi, perubahan sosial, hingga persoalan intoleransi dan melemahnya kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Karena itu, peringatan Sumpah Pemuda harus menjadi momentum untuk membangkitkan kembali semangat gotong royong, memperkuat karakter, serta mendorong generasi muda agar berani mengambil peran nyata dalam pembangunan daerah dan kemajuan Indonesia.

Pemuda Bukan Sekadar Penonton, tetapi Penentu Masa Depan

Keterlibatan pelajar dan kalangan pemuda dalam upacara di Kecamatan Caringin menjadi bagian penting dari upaya menanamkan nilai nasionalisme sejak dini. Generasi muda diharapkan tidak hanya mengenal sejarah Sumpah Pemuda, tetapi juga mampu menerjemahkan nilai-nilainya ke dalam tindakan nyata.

Semangat patriotik perlu diwujudkan melalui kecintaan terhadap bangsa dan kontribusi positif bagi masyarakat. Sikap gigih harus tercermin dalam kesungguhan menuntut ilmu, berkarya, serta menghadapi tantangan tanpa mudah menyerah. Sementara itu, empati menjadi landasan untuk membangun solidaritas sosial dan menghormati perbedaan.

Baca Juga:  Hari Tani Nasional 2026: Dadan Nugraha Soroti Arsitektur Baru Reforma Agraria dan Penguatan Perlindungan Petani di Daerah

Momentum peringatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh kualitas karakter, integritas, kreativitas, dan partisipasi aktif generasi mudanya.

Di tingkat kecamatan, semangat tersebut dapat diwujudkan melalui kegiatan kepemudaan yang produktif, penguatan pendidikan karakter, pelestarian budaya lokal, serta keterlibatan anak muda dalam kegiatan sosial dan pembangunan lingkungan.

Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kecamatan Caringin pun menjadi simbol penting bahwa api persatuan harus terus dijaga dari generasi ke generasi.

Sembilan puluh delapan tahun setelah ikrar bersejarah itu dikumandangkan, pesan Sumpah Pemuda tetap tegas: Indonesia akan semakin kuat apabila generasi mudanya bersatu, berani berkarya, gigih menghadapi tantangan, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

Semangat itulah yang perlu terus hidup, bukan hanya dalam upacara, tetapi juga dalam tindakan nyata demi kemajuan Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, dan Indonesia.

(JB/RF)

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *